Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Utsmani’

Alhamdulillah, sore ini sudah sampai baiti-jannati dengan nyaman. Rumah orangtua ding, hehe. Tadi pagi ada kajian dalam rangka orientasi santri baru di Utsmani. Dikirain saya datang telat, alhamdulillah tadi dapat shaf pertama, jadi kesempatan konsentrasinya lebih besar.

Pengisi kajian kali ini namanya Syaikh Fahd Shofy dari Yaman bareng Ustadz Effendi Anwar. Temanya “Bersungguh2 dlm Menuntut Ilmu”. Hmm mungkin sih sudah umum, bahkan berkali2 sering kita bawakan di halaqoh. Namun, memang ilmu harus diberikan ruh, supaya nggak hanya numpang lewat. So, menurut saya, kajian kali ini bakal luar biasa nih..

Ternyata saya ngga salah. Saya share sedikit ya,

Syaikh bilang (dlm bahasa Arab, tentunya) pertama2 yang harus kita perhatikan adalah tanda syukur kita kepada Allah sebelum kita memahami urgensi ilmu dan bagaimana menuntut ilmu. Setelahnya, kita akan memahami pentingnya menuntut ilmu seperti kita memahami pentingnya makanan bagi tubuh kita.

Keutamaan ilmu diantaranya kedudukan ilmu jauh lebih besar dari berdzikir. Ilmu itu mencakup dzikir dll. Pun, ilmu bisa memberikan manfaat bagi semua orang di sekelilingnya. Ilmu juga lebih afdhol daripada ibadah. Bukankah memang ibadah tidak akan sah dan sempurna tanpa ilmu? Jangan lupa, Nabi Muhammad SAW deperintahkan “Iqro’!'” kala turunnya wahyu pertama. Ilmu juga mampu mengangkat dan meninggikan para ulama (yang berilmu) di dunia, juga meninggikan di akhirat. Dengan ilmu pun, seorang manusia mampu mengenal dan takut pada Allah SWT. Subhanalloh..

Sedangkan tujuan ilmu itu bukanlah ilmu itu sendiri. Ilmu bukan untuk dipelajari (saja). Ilmu itu untuk diamalkan. Orang yang paling takut pada Allah, pastinya orang yang berilmu. Orang pun dipisahkan derajatnya berdasarkan ilmu.

Syaikh pun teringat perkataan ulama, air itu ada 3 macam: Air yang suci namun tidak bisa mensucikan, Air suci yang mensucikan, dan Air yang tidak suci serta tidak bisa mensucikan. Perumpamaannya sama dengan manusia. Apakah kita bisa memenuhi tuntutan Islam seperti pilihan yang kedua, yang menginginkan setiap pejuangnya menjadi orang yang shalih, pembelajar dan mampu mengajarkan??

Hmm, makin kepikiran target2 belajar yang tidak semakin berkurang di tiap tahunnya. Tapi makin bertambah bak belum terselesaikan, padahal memang seyogyanya setiap hari target harus terus bertambah. Ya kan? Jadi, semangat dan bersungguh2! Allohu akbar!

Read Full Post »