Oh Facebook, siapa yang menyangka kalau proyek kecil yang dimulai oleh mahasiswa Harvard yang awalnya diciptakan untuk mengalihkan perhatiannya terhadap seorang wanita akan menjadi networking sosial terbesar yang saat ini memiliki lebih dari 200 juta pengguna? Kita telah bersama dengan Facebook sejak awal dimulainya, tetapi harus kita akui banyak kekurangan, hal-hal yang menjengkelkan dan banyak kasus menyebalkan dalam para Facebook-mania akhir-akhir ini. Seiring dengan berkembanganya Facebook, pengaruhnya sudah merasuk kedalam kehidupan kita secara cepat dan terkadang memaksa dan menyebalkan (salah satu contohnya misalnya, jangan ingatkan kami akan hubungan offline kamu dengan si X) well, kami sudah cukup dengan Facebook, oleh karena itu kami dengan segera menganjurkan Anda untuk berhenti bermain Facebook. kamu tertarik? well, kalau kamu belum tertarik, mungkin setelah kamu membaca 15 alasan dibawah, kamu tertarik untuk tidak lagi bermain Facebook. (semoga)
1. Friend requests from your needy ex or crazy uncle.
Facebook akhir-akhir ini memiliki lebih dari 200 juta pengguna, yang mana sangat menakjubkan mengingat site ini sebenarnya hanya dibuka untuk publik general selama 3 tahun. Dengan pengguna baru yang terus berdatangan (yang mana banyak juga dari mereka yang berumur lebih dari 30 tahun), kamu bisa jadi mendapatkan beberapa friend request dari crazy uncles, mantan kamu yang gila, atau orang-orang yang memaksa menjadi temanmu. “itu hanya Friend Request” kata kamu kepada dirimu sendiri, dan, karena kamu tidak ingin menyakiti perasaan mereka, maka kamu mengkonfirm untuk menerima mereka jadi temanmu, satu minggu kemudian, ketika mereka menganggumu setiap hari, mengundangmu ke semua event-event bodoh dan memberitahukan ke orang-orang lain tentang foto-fotomu yang sebenarnya private untuk kamu, kamu akan merasa siap untuk membanting komputermu ke dinding. Untungnya, kamu bisa mengatur setting privacy kamu untuk beberapa orang yang spesifik, mengatur apa yang mereka bisa lihat dan apa yang mereka tidak bisa lihat. Jadi, silahkan menerima tawaran friend request dari orang-orang gila tersebut, hanya saja pastikan kamu mensetting apa yang mereka lihat hanya foto profile kamu dan acara televisi favorit kamu.
2. Embarrassing/rude messages on your ‘wall’
Dunia bisa menjadi gila atau hancur ketika kamu mendapati seseorang mem-post message yang memalukan atau kasar di Facebook-Wall kamu. Ingat, Halaman Facebook adalah terbuka untuk umum, dan kamu tidak akan pernah tahu siapa yang membuka atau melihat profile kamu. Kami melihat banyak sekali orang yang kehilangan pekerjaan mereka karena foto-foto bodoh atau mengupdate status mereka, jadi sangatlah bijak memikirkan terlebih dahulu apa yang akan kamu pasang di halaman profile kamu. Sayangnya, Kita tidak bisa mengontrol apa yang orang lain post di Facebook wall, tetapi ada solusinya, yaitu PRIVACY SETTINGS, kawan. Satu hal yang kita suka tentang Facebook adalah kapasitasnya untuk membantu kita dalam hal-hal yang berbau privacy. Mereka bisa saja menjadi sedikit lebih mengintimidasi kamu untuk pengguna yang sudah mahir, tetapi kami sangat merekomendasikan kamu untuk setidaknya, membuat profile kamu PRIVATE dan pastikan hanya teman-teman yang kamu kenal dan kamu ketahui yang kamu terima. Dengan cara itu, hanya sahabat-sahabat kamu yang dapat melihat apa yang sedang kamu lakukan.
3. Invitations to things we don’t want to go to…
Kami tidak tahu dengan kalian, tetapi halaman notifikasi kami selalu penuh dengan event yang kami tidak pernah niat untuk kami datangi. Kami mengerti maksud dari undangan event itu adalah hanya mengundang dan terserah kami mau menghadirinya atau tidak. tetapi kami mulai frustasi ketika seseorang yang hampir kami tidak kenal mengundang kami ke perayaan “Xtreme 21th Birtday” yang mana tempat perayaannya berada di sebuah kota yang berada di luar negeri. Kalau kamu merencanakan sebuah event, tolong bantu kami. PIKIR DULU SEBELUM MENULIS DAN MENGIRIM EVENT DI FACEBOOK.
4. Chain-letter-style apps
Aplikasi di Facebook dapat menjadi gangguan yang sangat besar — seperti newsfeed, menyebarkan zombie/pertarungan bajak laut — tetapi yang paling parah adalah taktik aplikasi kepada surat berantai yang biasanya sangat disukai oleh orang-orang untuk diisi dan disebarkan ke orang lain (misalnya seperti “25 hal tentang saya” atau aplikasi yang sudah didiamkan selama beberapa bulan yang lalu). Kami mengira dunia internet sudah semakin dewasa untuk mematikan surat berantai ini, tetapi TIBA-TIBA .. Facebook memasukkan fitur ini di era web 2.0 dengan iming-iming sesuatu. “Temukan 5 teman untuk bergabung dengan aplikasi ini dan dapatkan Free Makeover”. What the…? Ingat, hanya karena kita adalah teman di Facebook, bukan berarti kami ingin mengikuti dan bergabung dalam setiap kegiatan aktivitas aplikasi yang kamu putuskan untuk diikuti. Jadi jangan mengganggu kami dengan mengirimkan surat berantai itu kepada kami. Dan ketika kami mengetahui kalau kamu memasukkan nama kami sehingga kamu dapat dengan mudah mengetahui hasil dari kuis-kuis bodoh di Facebook, mungkin sudah saatnya kami mendepak kamu dari Friend List kami.
5. Pokes
Pokes adalah fitur yang menyebalkan yang diciptakan dari awal oleh Facebook. Fitur ini sudah ada sejak hari pertama Facebook diciptakan. Sementara nama Pokes sendiri mungkin mengingatkan kita kepada sesuatu yang kurang menyenangkan, Pokes sendiri sebenarnya adalah mengucapkan salam seperti “Hi” tetapi mereka melakukannya dengan menekan jari telunjuk mereka ke tubuh kita. tentu saja hal ini adalah cara berkomunikasi tanpa sopan santun –sebuah cara untuk berkomunikasi tanpa harus mengatakan apapun — Pertama kali kita di “Poked”, kami tidak yakin apakah hal itu baik ataukah buruk. “kita tidak suka di “poked” di kehidupan nyata, jadi kami bertanya kepada diri kami sendiri “jadi kenapa seseorang yang hampir kami tidak kenal mengirimkan jari virtual mereka dalam rangka untuk mengenal kami dari sisi dunia lainnya?” Seharusnya, yang perlu Facebook lakukan adalah membuang aplikasi Pokes ini, karena tidak berguna sama sekali. Situs kencan bernama OkCupid juga memiliki fitur yang sama seperti Pokes ini, hanya saja bedanya di situs kencan itu namanya bukan “Pokes” tetapi “Woo”. Kami lebih tertarik dengan “Woo” daripada “pokes” karena memang itu situs kencan dan kami ingin berkencan dengan orang lain. Atau itu hanya perbedaan nama? saran kami? bagaimana kalau namanya diganti ke sesuatu yang lebih lembut dan ringan, seperti “Nudge?”
6. The latest redesign…
Penemu Facebook Mark Zuckerberg telah secara publik dan global mengumumkan obsesinya akan Twitter, tetapi sebuah hal yang sangat mengejutkan mengetahui desain Facebook yang baru sangat-sangat mirip dengan “White-Hot micro-blogging site”. Desain Facebook yang baru mengkonsolidasikan semua aktifitas teman kita menjadi satu (sungguh memusingkan), meta-newsfeed yang terkadang sangat mustahil untuk terus menerus diikuti (apalagi kita memiliki banyak teman di Friend List kita), Seharusnya daripada menuai kritik dan komplain dari penggunanya, CEO Facebook Zuckerberg harus berada di belakang desain baru ini dan me-redesain kembali dan menjanjikan hal yang baru di kemudian hari. Kami membaca sebuah isyarat yang intinya seperti ini “Facebook akan tetap seperti ini desainnya, jadi, jangan banyak komplain. gunakan saja”. Tetap saja, dengan desain yang sekarang, banyak sekali volume informasi yang sulit untuk dipisahkan, jadi kami sangat mendesak para petinggi Facebook untuk mengadopsi sistem yang lebih mudah, komperehensif dan secara potensial memudahkan Facebook kepada pihak ketiga agar memudahkan kami dalam menggunakan Facebook lagi.
7. Gifts
Kami benar-benar tidak mengerti kenapa seseorang mau menghabiskan uang mereka untuk gambar cupcakes berukuran kecil (tidak lebih dari 50×50 pixel), dan itupun tidak bisa kita makan, tetapi faktanya, Facebook Gift Market tetap saja laku. Dengar, kami tahu sebenarnya niat kamu baik mengirimkan kami hadiah, dan hadiah virtual ini hanya berharga $1, tetapi masih banyak hal lain yang kamu bisa berikan SECARA NYATA kepada orang lain di dunia ini. misalnya kamu bisa membeli lagu di Amazon’s MP3 Download Store; yang mana website itu memiliki seluruh album lagu terlengkap dengan harga yang terjangkau di bawah $1. Lebih baik kirimkan temanmu Online-Gift card yang gratis dan biarkan pacarmu yang baru having fun dengan memilih lagu apa yang ia mau di Amazon’s MP3 Download store.
8. Pseudo game apps like ‘Ninjas Vs. Zombies’; what are we, like, six-years old?
sepertinya hampir setiap hari kami mendapat request untuk bergabung dengan grup game yang tolol, seperti Ninjas vs zombies atau game semacamnya yang hanya omong kosong. “Kamu telah digigit oleh si X” begitu tulis pengumuman notification kami, “join dengan game ini dan gigit lima orang lainnya untuk membantu mengalahkan Ninja-Ninja itu”. pertanyaannya adalah “apa yang terjadi apabila kamu mendapatkan semua teman kamu adalah ninja?” tentu saja kamu tidak mendapatkan apa-apa. Kami mengira sebenarnya ini adalah trend yang mengganggu, tetapi ternyata tidak. ini adalah fitur yang mengesalkan. jadi untuk para pengguna Facebook yang terus menerus mendapatkan kepuasan untuk terus menerus mengajak kami melawan zombie/ninja, ketahuilah kami mendapatkan kepuasan LEBIH dengan mengacuhkan Anda.
9. Quizzes
Kita tidak lagi berada di sekolah, jadi kami akan bisa tidur dengan tenang tapi harus melihat adanya Kuis-kuis tolol. Ada apa sih dengan otak kalian, kenapa kalian menganggap menyenangkan untuk mengikuti kuis seperti “Likely to Become President Of France,” atau “Which Cast Member of ‘Gossip Girl’ You Most Resemble?”. Untungnya.. puji tuhan, tidak ada yang bisa memaksa kami untuk mengikuti kuis-kuis tolol ini dan kami bisa dengan tenang mengacuhkan kuis-kuis ini. Karena semua balik kepada etika berinternet awal, kamu tidak akan mengirimkan hal ini di email kepada semua orang yang ada di list friend mail kamu. hal itu sangat mengganggu.
10. Embarrassing pictures from our pasts (that we can’t remove)
Fitur yang biasa digunakan dalam Facebook adalah photo sharing dan banyak pengguna yang mengupload ratusan foto-foto mereka. Dan terimakasih atas fitur yang disebut “tagging”, teman-teman kamu bisa menulis nama kamu diatas foto-foto itu. Tidak masalah kalau kamu terlihat keren di foto itu, tetapi bagaimana kalau foto yang dipasang oleh teman kamu adalah foto yang memalukan? tentu, kamu bisa membuang nama kamu dari tag foto itu, sehingga kamu bisa mengkamuflasekan seakan-akan itu bukan kamu, tetapi tetap, kamu TIDAK BISA MEMBUANG FOTO MEMALUKAN ITU, kecuali teman kamu yang membuangnya. Dan itu akan terjadi apabila teman kamu baik hati mau membuangnya, kalau tidak? kami mendengar banyak pertengkaran terjadi dalam pertemanan hanya karena masalah foto tolol ini. ooh..Facebook, tidak bisakah kami saja yang membuang foto-foto memalukan itu?
11. “___ Likes This” feature on ‘Status Updates’
Facebook status update memberikan fitur kepada para penggunanya untuk memposting pengumuman kecil tentang apa yang sedang mereka lakukan, apa yang sedang mereka rasakan, dan hal-hal kecil yang tidak penting lainnya (dimana micro blogging site seperti Twitter menjadi tiba-tiba populer secara gila hanya karena ini), Salah satu perubahan yang dilakukan oleh Facebook adalah tombol tambahan kata “I LIke ….” yang berada di bawah status bar.oh tuhan … mengganggu sekali.
12. Stupid group requests
Kami sangat lelah mendapatkan undangan untuk bergabung dengan grup-grup yang menjijikkan dan menyebalkan yang tidak ada intinya. Oh, Kami mengerti betapa antusiasnya kamu tentang Iphone baru kamu, tetapi tolong! kami tidak perlu bergabung dengan bergabung dengan grup kamu yang berjudul “LOOK AT MY NEW Iphone”, kan? bahkan lelucon-lelucon bodoh pun ada didalam grup-grup yang tidak penting ini. Percaya sama kami, melihat kamu berada dalam grup bernama “GRUP ORANG KEREN” tetap membuat kamu terlihat tidak keren di mata kami, malahan di mata kami, kamu terlihat seperti orang bodoh. Dan tolong, jangan ajak kami untuk bergabung dengan kamu dalam grup bodoh itu. Yang satu ini terserah kamu teman, kita adakan perjanjian. kamu bisa menghentikan grup-grup bodoh ini atau mungkin kami yang akan mengacuhkan apapun yang kamu kirimkan kepada kami.
13. Stupid notes
Facebook notes memberikan kemudahan kepada para penggunanya untuk menulis dan melakukan “tag” kepada orang-orang yang mereka pikir mungkin mereka tertarik untuk membacanya. Kami semua tahu kalau ada orang-orang yang menulis note-note baru setiap minggunya dan kemudian melakukan tag setiap orang di 20.000 temannya untuk menyuruh mereka membacanya, sedikit memaksa teman-temannya membaca note yang temanya berat seperti “hubungan perhitungan kalkulus dengan rumusannya dengan alogaritma yang menghubungkan hasil rumusan fisika”. APA KAMU GILA? cukup! kami sudah mendapatkan cukup siksaan dari 12 nomor diatas, tidak usah mengganggu kami lagi dengan stupid notes ini. kami tidak perlu membuang waktu kami yang berharga ini membaca note seseorang yang tidak ada gunanya bagi kami. Seharusnya Facebook memberikan kami fitur untuk bisa mem-filter scara spesifik dari orang yang spesifik, misalnya ketika ada orang gila yang terus menerus melakukan tag kepada kami di notes, kami setidaknya bisa mengatakan kepada mereka “JANGAN TAG KAMI”
14. Facebook apps taking over our news feeds
Aplikasi di Facebook sepertinya tidak ada gunanya untuk kami, dan mereka tidak pernah mengganggu kami HINGGA SAMPAI DIMANA mereka mulai mengganggu kehidupan kami dengan memberikan newsfeed. kami sama sekali tidak perlu tahu apabila ada seseorang yang hampir kami tidak kenal mendapatkan high score tertinggi di “brain buster”. Ini adalah cara bagaimana para developer aplikasi di Facebook mendapatkan publisitas atas ciptaan mereka, jadi kami merasa hal ini tidak akan ada habisnya. Tetapi, tentu saja kami berharap, dengan semakin banyaknya aplikasi di Facebook, mereka lebih percaya kepada omongan mulut ke mulut untuk mempromosikan aplikasi mereka daripada membombardir newsfeed kami dengan spam aplikasi mereka.
15. Too many people, too much information…

Dalam sebuah titik tertentu, Infrastruktur Facebook menjadi sangat tidak terbatas dengan adanya jutaan info yang seakan tidak pernah ada habisnya. masalahnya adalah ada di signal-to-noise rasio, dimana ada perbedaan besar antara hal yang memang ingin kamu ketahui (misalnya foto bayi kakak kamu yang baru saja menikah setahun lalu) dan hal YANG TIDAK INGIN KAMU KETAHUI (misalnya foto kelulusan orang yang kamu tidak kenal). Dijamin, Fitur-fitur di Facebook membuat banyak masalah, tetapi yang paling parah adalah kamu membuang waktu kamu setiap harinya karena lebih banyak lagi para pengguna facebook yang membuat kontent tidak penting lagi setiap harinya. kami melihat hal itu banyak terjadi di Youtube, Flickr, dan Blog-site. jadi, kami ulang lagi, Facebook butuh kontrol dan filter yang lebih baik untuk membantu kami melewati hal-hal yang tidak penting ini.
So, are you ready to quit Facebook yet
mm, membaca 15 alasan untuk tidak memakai facebook adalah hal yang cukup menarik buat saya. hal yang menariknya adalah saya jadi semakin sadar bahwa cara pandang manusia di dunia itu sangat beragam, sangat sangat beragam bahkan tidak ada yang bisa membayangkannya. setelah membaca 15 alasan ga pake fesbuk, hati saya tidak tergerak sedikitpun untuk meninggalkan feacebook. sejauh ini saya hanya memandang bahwa 15 alasan meninggalkan facebook itu hanya merupakan pendapat yang sangat subjektif dari seseorang atau segelintir orang saja yang tidak suka facebook. demikian halnya dengan mereka, saya pun bisa mengeluarkan 15 alasan kenapa saya tetap main facebook. walau saya juga tidak segitu kecanduannya terhadap facebook, saya masih bisa hdp klo ga ada facebook, dan masih bertahan dengan dunia yang real dan nyata [bukan maya]. saya juga tau kok bahwa facebook bukan segalanya, bukan suatu tolak ukur eksistensi seseorang jaman sekarang. namun, saya hendak mengingatkan bahwa segala hal di dunia ini memiliki dua sisi, hitam dan putih. baik dan jelek. bahkan kadang ada area abu-abu. dan facebook, dalam kaca mata saya, masih berada di dalam area abu-abu, semua kembali lagi ke masing-masing pribadi bagaimana menyikapinya. tidak ada satupun hal yang sudah pasti dan terbukti secara statistik atau penelitian alamiah bahwa facebook harus ditinggalkan. jadi, sekali lagi, menurut saya, 15 alasan meninggalkan facebook hanya merupakan sebuah opini, bukan suatu daftar alasan yang sudah dibuktikan dengan kuat kebenarannya.
mm, aturan agama saja, yang sudah jelas2 terpampang dalam kitab suci, masih saja banyak umat yang melanggarnya. itu artinya segala hal kembali lagi ke pribadi masing-masing orang. saya rasa, dari pada meributkan masalah facebook yang sepele, lebih baik urus saja ibadah kita yang utama. misal untuk yang muslim, sudahkah anda sholat? atau sudahkah anda sholat dengan baik dan benar? percuma meninggalkan facebook kalau sholat saja masih belang blonteng.
baik, saya akan menjawab satu persatu daftar “15 alasan meninggalkan facebook”. sebelum saya menjawabnya, lebih baik kita ingat tag line utama facebook yaitu “Facebook helps you connect and share with the people in your life”. Jadi, awal facebook didirikan itu adalah untuk membantu.Niat awal mereka itu sangat baik
Dunia kadang terlalu luas untuk kita bisa menemukan seseorang dari masa lalu, bukan?
1. Friend requests from your needy ex or crazy uncle.
dalam pernyataan di atas, jelas smua orang sudah tau bahwa facebook bisa disetting. kalau kamu melihat ada seseorang yang add kamu dan orang itu “tidak beres” atau bahkan “tidak kamu kenal”, kmu bisa ignore atau memblock dia. dengan begitu, dia tidak akan bisa mengutak utik hdpmu, bahkan sama sekali tidak bisa menemukan kamu dari accountnya, atau account manapun [semua tergantung settinganmu]. dan percayalah, meng-ignore orang itu sangat gampang kok, cukup klik sekali saja. merubah settingan juga sangat mudah. jadi jangan bikin ini seolah-olah jadi beban hdp kmu. lagi pula, saya yakin tidak setiap hari kamu menerima request-an semacam ini, kecuali kamu emang pernah jadi orang yang ‘ga beres’, maka temen2 yang muncul adalah orang2 yang ‘ga beres’ juga. pengalaman saya: saya pernah di add oleh mantan saya yang gila, saya ignore dan saya block dia sekali saja, selesai sudah perkara. selebihnya saya bisa melanjutkan dunia perfacebookan saya dengan riang gembira. saya bisa connect dengan sahabat-sahabat lama saya dan tau kabar mereka dari status2 mereka. tips saya: jangan lebai menyikapi orang2 yang hendak mengganggu kamu. kamu tidak perlu sampe membanting komputer kamu hanya gara2 itu. please deh, kamu ga gila kan?
2.Embarrassing/rude messages on your ‘wall’
hey cmon guys, kalau ada pesan tidak sopan di wall kamu, saya rasa gampang kok. kamu tinggal men-delete saja. selesai perkara. dan jawabannya simple sih, klo kamu sudah filter temen2 kamu dari awal, dan kamu sudah jadi orang yang baik, saya rasa kamu tidak akan menerima wall semacam ini. alhamdulillah, nyaris dua taun main fb, saya ga pernah menemukan wall2 semacam ini. semua kembali ke prbadi masing2. kalau pun kamu suatu waktu menemukan wall seperti ini, ga usah ribet, ga usah lebai. hapus saja, remove dia dari friend list kamu, lanjutkan hidupmu. jangan salahkan facebook, salahkan orang itu. jangankan di facebook, di dunia nyata aja pasti ada kok manusia jahat seperti itu. inilah dunia,guys.di tiap tempat selalu ada yang ga suka sama kamu. tapi bukan brarti kamu harus marah, emosi dan meninggalkan hidupmu kan?
3.Invitations to things we don’t want to go to…
mm, terus terang, membaca alasan yang ketiga ini, saya jadi berfikir apa orng yang menulis 15 alesan ini adalah orang yang emosian ya? sepertinya yang menulis ini sangat mudah terganggu fikirannya. punya invitation aja kok repot. kalo invit nya ga penting, ya ignore aja. facebook menyediakan tombol “ignore all” kok.sekali klik, hilang semua. but, for ur info, kadang ada invit yang berguna kok.seperti seminar buku yang waktu itu saya temui misalnya. ga smua hal jelek yang kamu pikir jelek itu bener2 jelek. bahkan dari hal terjelek pun akan selalu ada yang bs kamu pelajari.
so, sampe alesan yang ketiga, i dont find any reasonable reason yang membut saya harus meninggalkan fb. uh,sorry
4.Chain-letter-style apps
Oh well, ya saya tau ada aplikasi aplikasi yang terkesan tidak penting yang ada di facebook. tapi justru itulah istimewa nya facebook. penuh dengan aplikasi, dan banyak dari sekian ratus aplikasi yang ada di sana, kalo kamu liat dalam keadaan santai dan ringan, adalah hal yang lucu dan menyenangkan. tidak perlu ditanggapi dengan emosi, santai saja. klo saya stress dan saya main aplikasi facebook, stress saya berkurang loh! dan plis, jangan ceramahi saya untuk mencari pereda stress yang lain, krn saya juga tau pereda yang lain apa saja. aplikasi facebook hanya salah satunya. well, sebenarnya kalau orang2 di facebook banyak yang pintar, sbnrnya surat berantai atau request atas aplikasi tertentu itu bisa di SKIP loh, so ga akan mengganggu orang lain. dan ingat, klo pun tetep keganggu, ignore all aja, beres seketika. ini smua tergntung cara pandang kamu. tips saya sekali lagi, ga usah ribet.
5.Pokes
well, kamu bisa bilang bahasa inggris saya tidak baik atau apa. tapi sejujurnya, saya tidak pernah sebegitu NGEH nya sama istilah “poke” di facebook. kalaupun ada orang yang mem”poke” saya, saya tidak pernah sebegitu pusingnya, tidak pernah segitu ribet den emosi seolah2 saya dilecehkan. santai saja. lagi pula, kalau pun saya di “poke” biasanya yang mem”poke” adalah teman2 saya sendiri, yang benar2 saya kenal di dunia nyata [karena fb hanya saya gunakan untuk mencari teman2 lama yang nyata,bukan untuk sembarang orang yang tidak saya kenal]. jadi saya tidak keberatan mereka mempoke saya. and believe me, di Indonesia khususnya, ga banyak orang yang paham arti POKE, bs jadi mereka hanya iseng aja klik “Poke [Nama orang]“. Relax, mereka ga ada maksud apa2 kok. oya, diemin aja klo kamu terganggu. toh tulisan poke itu hanya kecil kok. klo kamu emang concern dengan hubungan km dengan temen2mu, saya rasa kamu ga akan memperhatikan hal2 remeh semacam itu.
6. The latest redesign…
Mm, buat kamu atau buat beberapa orang, mungkin masalah design adalah hal yang mengganggu. kamu begitu pusing, begitu merasa bahwa fb seperti psar. tapi sayangnya saya tidak merasa itu memusingkan. saya malah justru merasa sangat update, karena facebook bisa memunculkan segala macam aktivitas temen2 saya. dari situ saya tau kabar terbaru mereka. kalo kamu memang bener2 pengen connect dengan temen, saya rasa harusnya kamu seneng. kalo kamu terganggu dan merasa pusing dengan sbuah fasilitas yang lengkap, ya benar, saya rasa memang kamu harus meninggalkan facebook.tapi bukan berarti facebook yang salah, tapi kamu yang tidak bisa beradaptasi.
7.Gifts
Ya, ada fasilitas GIFTS yang sampai harus membayar segala. saya setuju kalo uang itu sebaiknya disumbangkan saja ke rakyat miskin sluruh dunia. tapi seharunya kamu tidak perlu menyalahkan fb akan fasilitas ini. fasilitas ini ditujukan untuk orang2 yang cukup bodoh [maybe], yang terlalu kaya dan pelit sampai2 tidak tau harus membuang uangnya kemana. tapi ingat, tidak smua orang di facebook bodoh. menurut saya, saya termasuk salah satu orang di facebook yang cukup pintar untuk tidak mengeluarkan sedollar untuk gift virtual. tapi saya juga tdk terganggu dengan fasilitas itu. ini lah dunia, bukan? dunia selalu menawarkan pilihan baik dan buruk, smua kembali ke dirimu.walaupun kamu tidak suka, toh kamu juga ga mungkin meninggalkan dunia lalu pindah ke mars bukan? aturan itu juga berlaku di facebook. basiclly dia hanya melengkapi fasilitas.suka atau tidaknya, tergantung orang masing2. [btw, mungkin juga ada orang yang sangat bahagia menerima gift virtual yang ada harganya.kalo itu bs meningkatkan hubungan mereka, why not?!]
8. Pseudo game apps like ‘Ninjas Vs. Zombies’; what are we, like, six-years old?
mm, kamu pernah denger ga istilah, di setiap diri manusia, berapapun umurnya, selalu tersimpan sisi kanak2? main game bukan berarti kamu menjadi anak2. saya sih tidak tau ya kalo di daerah kamu seperti apa, tapi di warnet sekitar kampus saya, diisi oleh ratusan mahasiswa dan orang dewasa yang main game online di sela2 kuliah mereka.it means, game tidak selalu ditujukan untuk anak kecil. dan tolong dibuka pikirannya bahwa game jaman sekarang itu sudah sangat variatif. tingkat kesulitannya bermacam2 dan ada yang terkadng bisa merangsang kemampuan otak. coba diputar pandangannya, tdk smua yang kamu lihat jelek selalu jelek. dan masalah notifikasi, saya kan sudah bilang smua itu bisa diignore. oya kamu bisa loh meng-off kan notifikasi kamu. tapi apa gunanya meng-off kan notifikasi kalo yang kamu inginkan adalah keep in touch dengan temen2 yg dr awal sudah kamu filter?
9. Quizzes
Saya pribadi sih, melihat kuis sebagai hiburan semata. sama seperti saya melihat zodiak di majalah atau menonton gosip di TV TV. smua iseng yang saya butuhkan sebagai permainan, penyegaran otak saya disela-sela kegiatan saya yang padat dan serius. dan jangan salah, tdk smua kuis itu bodoh. banyak diantaranya yang memang benar jawabannya..seperti kuis psikologi yang memang dibuat oleh psikolog yang tau benar cara menganalisa manusia, seperti kuis melihat kepribadian seseorang misalnya. jadi jangan buru2 bilang smua adalah kuis bodoh. kamu kan bisa mengabaikan kuis klo kamu tidak mau ikut. saran saya, jangan jadi orang yang gampang tergnggu oleh berbagai macam tawaran, nanti kepalamu bisa meledak oleh hal2 tidak penting.kenapa sih, kamu tidak tersenyum saja menyikapi semuanya?
10. Embarrassing pictures from our pasts (that we can’t remove)
For your information, saya pernah kok di tag temen atas foto saya jaman dulu yang menurut saya memalukan. saya remove dari tag, dan bagi saya selesai smua sampai di situ. masih kurang? saya beg temen saya untuk hapus, dan berhubung saya orang baik2, dan temen2 yang ada di friend list saya adalah orang2 yang sudah saya filter, temen saya pasti mau melakukan itu untuk saya. saran saya, kenali temen kamu sebelum approve jadi temen. klo anda approve seorang ‘pembajak kehidupanmu’ ya pantas saja klo dia bisa leluasa tag kamu di foto2 itu. oya, lagi pula..sememalukan apa sih masa lalu seseorang? klo saya sih, walaupun memalukan, kadang2 saya malah menjadikan itu sebagai suatu hal yang lucu dan menerimanya sebagai bagian dari diri saya di masa lalu. cupu sih cupu, tpi itulah saya. who cares?
11. “___ Likes This” feature on ‘Status Updates’
dengan alasan yang ke-11 ini, saya jadi menyimpulkan bahwa orang yang menulis alasan ini adalah bener2 orang yang sangat tidak mau untuk connect dengan temen2nya. jadi memang pantas untuk meninggalkan facebook. karena orang ini tidak perduli dengan apa yang teman2nya lakukan dan rasakan, apa yang mereka tulis dalam status mereka, bahkan menyebut fasilitas “LIKE” dalam fb menjadi sesuatu yang menganggu. kok sisi pandangnya negative sekali ya?
gini ya, kalo anda memang joint facebook dengan alasan CONNECT dengan temen2 anda, pasti dengan senang hati anda akan mau melihat, bahkan membaca smua status temen2 anda. kadang ada kelucuan bahkan kesedihan teman2 anda yang bisa mencerahkan hdp anda, bs memberikan anda pelajaran tersendiri, bs membuat hati anda sebagai seorang manusia bisa aktif berempati atau bersimpati bagi seseorang. itulah gunanya membaca status. anda akan tau kabar seseorang tanpa repot2 mengangkat telfon dan bertanya “hai apa kabar?”. Dan satu lagi, kalo anda merasa fasilitas “LIKE” itu menganggu, saya rasa anda benar2 picik. Anda tau tidak? dengan kita klik “LIKE”, itu artinya kita perduli, kita menjamin suatu empati, simpati, support terhadap teman2 kita. klo anda merasa itu tidak penting, saya rasa anda memang benar2 orang egois yang menanggap bahwa memuji seseorang di dalam kehidupan di dunia ini tidak ada gunanya.
LIKE itu adalah sbuah kata positive. Bukan negative. kenapa anda begitu sinis?
12. Stupid group requests
Saya adalah penggemar berat seorang penyanyi kelas atas di dunia. Saya ikut group nya di fb. Dengan ikut group itu, saya bisa tau kabar terbarunya, dia konser dimana, video terbarunya, lirik lagunya, dan connect dengan sesama fansnya dari seluruh dunia.
jangan cepat2 bilang group2 itu bodoh. kamu bisa memilih group mana yang hendak kamu pilih.kalo kamu pintar, kamu akan pilih group yang membawa manfaat. kalo kamu hanya menemukan grup2 bodoh, artinya kamu saja yang bodoh, tidak bs menemukan grup2 yang berkelas dan membawa informasi. dan klo kamu repot, ga usah pilih grup manapun.
13. Stupid notes
Sorry, apa saya ga salah baca? kamu bilang STUPID NOTES? okay. nampaknya kamu keterlaluan. karena saya adalah seseorng yang sangat suka menulis. dan saya tidak suka mempost note yang isinya sampah. kebanyakan adalah cerita2 bermanfaat yang sarat hikmah atau puisi2 yang merupakan ekspresi seni saya. dan saya tidak mentag smua orang. saya hanya memilih orang2 yang saya tau dia tertarik membaca tulisan saya.
kenapa kamu cepat sekali terganggu oleh suatu hal?
apa sih susahnya mengabaikan? apa sih susahnya membaca note yang mungkin saja bermanfaat untuk kamu?ini sudah taun 2009, kenapa kamu tidak juga membuka pikiranmu?
14. Facebook apps taking over our news feeds
sederhana: abaikan, tdk usah bikin pusing, atau off kan saja smuanya.
15. Too many people, too much information…
sederhana saja: dari melihat friend of friend, kita tidak akan pernah tau siapa yang bisa kita temukan.
dunia ini memang luas, tapi kadang kala dunia bs menjadi demikian sempitnya sehingga kita tidak sadar betapa dekatnya konektivitas dan lingkaran pergaulan kita.
dan kalau kamu memang mau terbuka pikirannya, kamu justru akan bersyukur punya kesempatan untuk bisa melihat dunia orang lain yang bahkan tak kamu kenal. guys cmon, akan selalu ada sesuatu yang baik dari setiap apapun di dunia ini yang bs kamu ambil manfaatnya. even dari seekor kutu sekalipun. sekali lagi, kalau pun kamu tidak mau lihat, ya jangan dilihat. gmpng kan?
yes, itu saja yang mau saya sampaikan. dari alasan 1 sampe 15, saya tdk menemukan satu pun alasan yang cukup masuk akan kecuali ‘keribetan’ subjektif dari seseorang atau segelintir orang.
bagi saya, hal2 kecil dari facebook yang terkesan kompleks dan tak penting tetap membawa manfaat dengan cara mereka sendiri. dengan cara itu lah saya terhibur oleh facebook di sela2 kegiatan saya yang serius dan membosankan [kuliah,kerja]. saya tidak memandang facebook dari sisi negative yang anda bilang.buat apa? saya lebih concern dengn sisi positivenya.
saya bisa bertemu dengan teman2 SD,SMP, SMA, KULIAH, dan bahkan temen2 baru yang membantu saya untuk masa depan saya [prospek kerja, networking, informasi,dll].saya bisa tau mereka sekarang ada dimana, kabar mereka apa, saya bisa saling support, menyebarkan link info bagus dan link lagu2 bagus dan menarik, saya bisa mengiklankan produk, saya bs membeli produk online, saya bisa melihat hasil fotografi yang bagus, saya bisa share pengalaman hdp, saya bisa iseng2an melawan seseorang dalam sebuah kuis kepintaran, saya bisa lebih deket dengan temen saya gara2 fb [padahal sblmnya tidak sebegitu deketnya].
kehidupan ini dibangun dengan cinta dan persahabatan. dunia tidak jadi perang juga karena sayang dan pertemanan. kenapa harus meribetkn segala sesuatunya? kenapa saya harus meninggalkan facebook sementara facebook adalah sarana komunikasi yang mudah dengan tmn2 saya [sementara saya sibuk dan tdk bs bertemu langsung dengan mereka]. kenapa saya harus ribet dengan segala aplikasi padahal keuntungan yang saya dapatkan jauh lebih besar?
setiap hal ada lebih ada kurang.saran saya, cobalah melihat smuanya dari dua sisi secara adil. tapi kalau memang kamu tidak bs juga memandangnya dari sisi yang adil, berarti facebook bukan buat kamu. tapi bukan berarti facebook tidak buat orang2 yang lain.
oya, saya tdk mencari gebetan atau pacar dari facebook loh. facebook lebih berarti dari sekedar itu.
thanks for reading. sorry kalau ada yang tersinggung,smua hanya opini.saya bebas beropini sama seperti kamu juga mengungkapkan alasan kamu untuk meninggalkan facebook.
terima kasih.
Hmmm, thank you so much for the comment. For me, there are more important things out there to do than facebook-ing. I have another dreams, another visions, another priorities. For me, that post seems like helping me to thicken this wood of thought. To give someone who is in doubt, another point of view. And they are mind-catching enough, aren’t they? ^_^ Plus for me, i have another reason as part of my belief: I can not stand using some Israel&friends’ things…[Visit: inminds.com/boycott-israel.html] Anyway, that post was linked from Gunawan Wibisono, hehe. Hope we still could be wise and fully-respect later on yaa… ^_^ Love.
then i think u have to leave computer too and another techonology, bzoc most off all are israel&friends products
no hard feeling loh yaaa, ini pernah dibahas abis di kaskus.com soalnya.
Another link for read: http://wisatahati.com/modules.php?name=News&file=article&sid=54 It’s really another point of view…
ralat, most of all*
and also creator wordpress is american. Matthew Charles Mullenweg, 25 years old Houston, Texas
Oh iya, mmg harus dihindari karena -for me, once again- sdh ada fatwa ulama yg sy terikat atasnya, utk mengeliminisir using those products. Soal wordpress, easy, lagi pindahan kok, insya Allah..^_^ Soal produk yg mmg blm tsedia substitusinya, ada kaedah2 lain lg yg blaku, Nad.
NB: Remember, “most of all”, not “all of them”, tentunya harus ada R&D di stiap brand, sehingga bs ad kbijakan kayak gitu, nggak lantas hanya fitnah atau gosip thadap slh satu brand utk dtinggalin gitu aja.
Well, insya Allah, meski kontribusi kita kecil, at least itu nyata. [Ini bukan ttg ekstrim, anti-teknologi, anti-American or anti-Israel, say-no-to-NY, bukan sedangkal itu. Toh, bahasa saya masih gado-gado, kenapa nggak full bahasa Indonesia or full bahasa Arab daily-use aja sekalian? ^_^]Ini tentang way of life in which frame defending dignity and showing faith into reality.
Hmm, polemik kayak gini mah emang nggak bakal usai. Bikin capek, karena pd dasarnya sandaran yg kita pakai beda, pijaknya di dataran yg beda, nggak bakal nemu. See, di kaskus, dmanapun nggak ad yg capai the end. Well, why don’t we smile at each other and say “Have your way!” and go on continuing our steps? ^_^
Love you, Nad.
so have it your way, fel. —> kaya burger king dong, ehhe.
gw percaya toh dalem hidup intinya kita sama2 mencari surga dan rahmatNya, kok.
have a nice day..
@nadia paramita, good opinion n im agree with u. Well, prbdaan opini adlh hal yg biasa. Piss all ^ ^